Pengajuan Pinjaman

Mau Ajukan Pinjaman Dana? Inilah Perhitungan Bunga yang Harus Diketahui

Jika Anda hendak mengajukan pinjaman dana, maka penting untuk memperhatikan angsuran yang harus dibayarkan hingga lunas. Besaran angsuran yang dibayarkan tergantung dengan besaran pinjaman dan bunga yang dibebankan. Oleh karena itu, penting untuk memperhitungkan beban bunga yang diberikan, agar kita dapat mempersiapkan dana untuk membayar angsuran setiap bulannya.

Sayangnya, banyak orang yang mengabaikan masalah bunga pinjaman ini, padahal perhitungan bunga sangat diperlukan untuk mengetahui nilai total pinjaman. Pada dasarnya, setiap jenis pinjaman memiliki cara perhitungan bunga yang berbeda, begitu juga dengan kebijakan dan syarat yang ditentukan. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara menghitung persen bunga pinjaman sebelum mengajukan permohonan.

Pengetahuan tentang perhitungan bunga ini membuat kita dapat menganalisa besaran angsuran atau cicilan yang harus dibayarkan. Selain itu, kita juga bisa memprediksi jangka waktu pinjaman agar bisa melunasi semua pinjaman. Hal ini wajib Anda pahami terlebih dahulu, baru kemudian mengajukan permohoman untuk mendapatkan pinjaman dana dari lembaga keuangan yang terbaik.

Dengan demikian, kita bisa menjadi lebih mudah dalam mengatur keuangan agar lebih optimal. Umumnya, jenis-jenis bunga yang ditawarkan oleh lembaga penyedia pinjaman, seperti bank cukup beragam. Dari sekian banyaknya jenis bunga yang dibebankan, pada kesempatan ini, kita akan membahas dua jenis bunga yang paling banyak dijumpai.

Cara Menghitung Bunga Flat

Jenis bunga pinjaman ini merupakan bunga yang paling sederhana dan mudah perhitungannya. Anda pun pasti sudah pernah melihat perhitungannya karena seringkali dijumpai di berbagai brosur kredit kepemilikan kendaraan bermotor ataupun kredit tanpa agunan yang tersebar. Brosur tersebut biasanya disajikan dalam bentuk kolom yang berisi nominal angsuran setiap bulannya hingga akhir pinjaman.

Total angsuran pada kolom tersebut dihitung dengan cara yang merata atau lebih dikenal dengan flat. Tipe pinjaman yang menggunakan nilai bunga dan plafon ini biasanya akan dihitung secara merata atau seimbang, tergantung pada tenor pinjaman atau jangka waktu yang dipilih. Biasanya, semakin panjang tenor yang dipilih maka total bunga pinjamannya akan semakin besar.

Untuk lebih jelasnya, Anda bisa mempelajari contoh kasus ini. Misalkan saja, Arika mengajukan pinjaman berupa KTA (Kredit Tanpa Agunan) sebesar Rp 120 juta dengan tenor 12 bulan dan bunga yang dibebankan sebesar 10% setiap tahunnya. Angsuran pokok yang harus dibayarkan adalah Rp 10 juta, sedangkan bunga yang dibebankan setiap bulannya sebesar Rp 1 juta. Jadi, angsuran yang harus dibayarkan setiap bulannya adalah Rp 11 juta.

Karena menerapkan bunga flat, maka besaran angsuran yang harus dibayarkan setiap bulannya tidak akan mengalami perubahan. Dengan demikian, Anda sudah bisa memperkirakan besaran angsuran yang harus dibayarkan bulan depan. Sehingga Anda bisa mempersiapkan dana yang dibutuhkan hingga akhirnya lunas.

Cara Menghitung Bunga Efektif

Perhitungan jenis bunga pinjaman yang satu ini mungkin sedikit berbeda dari jenis bunga yang sebelumnya kita bahas. Besaran bunga yang harus dibayarkan semakin lama akan semakin sedikit. Pinjaman ini menerapkan sistem bunga angsuran yang dihitung berdasarkan sisa jumlah total pinjaman. Sistem perhitungan ini biasanya dibebankan untuk kredit jangka panjang, seperti KPR atau kredit investasi.

Meskipun terjadi perubahan pada besaran bunga yang dibebankan, tetap saja Anda masih bisa memperhitungkannya dengan mudah. Sehingga nantinya bisa memperkirakan dana yang harus dipersiapkan untuk melunasi angsuran setiap bulannya. Dengan bunga ini justru bisa membantu Anda untuk meringankan beban pembayaran pada akhir-akhir pelunasan.

Perhitungan bunga jenis ini mungkin tidak semudah dari bunga jenis sebelumnya. Anda harus menggunakan rumus tertentu dalam menghitungnya. Selain itu, besaran angsuran yang selalu berubah setiap bulannya membuat Anda harus menghitung angsuran setiap bulan. Jadi, Anda tidak bisa menghitung besaran angsuran dalam sekali hitung. Anda bisa meminta bantuan dari lembaga pemberi pinjaman uang agar lebih mudah.

Demikian dua jenis bunga yang sering diterapkan dalam pinjaman uang dari bank atau lembaga keuangan lainnya. Perhitungan bunga ini penting untuk membantu kita dalam mempersiapkan dana sebagai angsuran setiap bulannya. Untuk mendapatkan pinjaman dana terbaik, Anda bisa menemukannya dengan mengunjungi https://www.cekaja.com/kredit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *