Uncategorized

Banyak Fintech Ilegal, Edukasi Terkait Pinjaman Cepat Online yang Aman Perlu Diadakan

Menjamurnya perusahaan keuangan atau pinjaman dana (P2P Lending) berbasis teknologi atau biasa disebut fintech (financial technology), membuat pola konsumsi masyarakat Indonesia perlahan berubah. Terlebih, saat ini tak sedikit perusahaan fintech bodong atau ilegal masih menjalankan aksinya dan terus berkembang. Maka dari itu, masyarakat diimbau untuk mencari perusahaan pinjaman cepat online yang aman dan terpercaya.

Banyaknya tawaran serta iming-iming pinjaman online ilegal, membuat masyarakat mudah tergiur, padahal kegiatan tersebut sangat mudah berisiko, terlebih jika pemakaian dana pinjaman online disalahgunakan. Apalagi jika peminjam tidak memperhitungkan cicilan ke depan, atau peminjam adalah orang yang tidak mampu, tidak memiliki pekerjaan, yang akan membuat mereka tertekan karena terlilit utang online.

Edukasi Melek Fintech ke Generasi Milenial

Maka dari itu, edukasi tentang pinjaman cepat online yang aman perlu diadakan, khususnya mungkin bagi generasi-generasi baru seperti anak milenial. Edukasi tersebut bisa terdiri dari perkenalan pinjaman online atau P2P lending, apa saja aturannya, keamanannya, kriteria pinjaman online yang aman, dan juga kelebihan serta kekurangannya.

Baca Juga: 6 Tips Supaya Pengajuan Pinjaman Online Diterima

Dikutip dari laman Liputan6.com, edukasi tentang fintech bisa dilakukan melalui kampus-kampus sebagai tempat penyaluran pengetahuan tentang fintech terhadap generasi milenial. Salah satu kampus yang mendukung hal ini yakni Universitas Sebelas Maret yang akan bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Asosiasi Fintech Pendanaan Indonesia (AFPI), serta Asosiasi Fintech Indonesia (AFI). Edukasi tersebut akan dibuat berupa magang, pelatihan serta workshop tentang melek fintech bagi milenial.

Syarat Fintech Resmi Agar Bisa Beroperasi

Terlebih, syarat utama sebuah fintech untuk bisa berjalan ialah harus menjadi anggota Asosiasi Fintech Pendanaan Indonesia dan mentaati Code of Conduct, serta terdaftar di Otiritas Jasa Keuangan agar bisa beroperasi dan menjadi fintech resmi.

Di dalam Code Of Conduct tersebut berisi transparansi semua produk finansial serta sistem dan jenis penawaran produk, sehingga terdapat pencegahan untuk pinjaman berlebih serta agar praktik fintech berjalan dalam batas normal.

Upaya edukasi di atas ialah untuk meminimalisir kejadian yang tidak mengenakaan seperti adanya penipuan, kerugian bagi peminjam, bahkan sampai menelan korban bunuh diri karena terlilit utang. Maka dari itu, mencari dan memilah fintech atau pinjaman cepat online yang aman harus diutamakan, karena jika fintech resmi dan taat aturan, konsumen pun menjadi percaya, jelas dan merasa aman.

Dapatkan info pinjaman online aman terpercaya di sini

Cekaja.com, Fintech Aman, Terpercaya dan Sudah Terdaftar OJK

Seperti situs fintech Cekaja.com, yang akan memberikan banyak kemudahan bagi Anda yang ingin ajukan pinjamanan. Pasalnya Anda akan diberikan banyak pilihan pinjaman dari berbagai bank ternama secara online, Anda juga bisa membandingkan satu dari dua pinjaman yang sesuai dengan kebutuhan serta kondisi finansial Anda, yang pastinya sudah terdaftar OJK, aman dan terpercaya.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang pinjaman online yang aman di Cekaja.com, Anda bisa mengunjungi link di bawah ini:

https://www.cekaja.com/kredit/pinjaman-online/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *