alasan mengapa tidak pinjam uang kepada keluarga
Pinjaman Tanpa Jaminan

Alasan Mengapa Tidak pinjam Uang kepada Keluarga

Bukan rahasia bahwa meminjam uang pada bank menjadi makin sulit. Bahkan, menjadi hampir mustahil bagi orang-orang dengan kredit yang kurang sempurna untuk mengambil pinjaman. Walaupun hanya untuk pembelian kecil pun sulit, seperti peralatan rumah tangga. Pinjaman yang lebih besar, untuk kebutuhan seperti mobil dan rumah, pada dasarnya hanya di luar jangkauan orang-orang ini. Maka opsi terakhir yang akan dilakukan adalah pinjam uang pada keluarga. Namun, ada alasan mengapa pinjaman uang kepada keluarga adalah ide yang buruk, berikut ini 5 alasanya.

Saat kita mengamati anggota keluarga yang lebih kaya, meminjam dari anggota keluarga tersebut tampak seperti pilihan yang sangat menarik. Seperti jalan pintas, meminjam kepada keluarga adalah upaya yang dilakukan bagi seseorang yang tidak mau berusaha untuk mencari pinjaman di tempat lain. Selain dari itu meminjam pada keluarga sangat lah mudah, karena pinjaman yang dilakukan tidak memerlukan dokumen, tanpa cek kredit, tidak dikenakan sanksi penagihan utang apa bila anda membayar telat,dan bahkan tidak perlu membayar bunga.

Dinilai oleh anggota keluarga

Beberapa orang terbiasa berbicara tentang kehidupan dan memamerkan pembelian dengan anggota keluarga mereka. Bahkan bagi sebagian orang mungkin berbagi segala jenis detail dengan keluarga yang tidak pernah dibagikan kepada bangkir. Namun saat seseorang malakukan pinjaman pada anggota keluarganya, anggota keluarga tersebut akan menjadi bangkir. Bicara tentang promosi di tempat kerja menjadi pertanyaan tentang pengembalian utang, lalu pakaian cantik yang baru dibeli menjadi bendera merah sehingga hutang yang ingin diajukan dianggap tidak serius oleh anggota keluarga. Fungsi keluarga menjadi ladang ranjau, ketika uang berada di tengah-tengahnya.

Dihakimi oleh anggota keluarga 

Mengambil pinjaman dari anggota keluarga cukup banyak memberikan hak kepada mereka untuk menghakimi segala bentuk tindakan yang kita lakukan. Layaknya otoritas, mereka dapat meminta kita untuk menghindari kegiatan yang menurut mereka dapat menghalangi kemampuan kita untuk membayar kembali utang kita.

Mereka akan bertanya-tanya mengapa berlibur ketika kita seharusnya bekerja / mencari uang.

Mereka mungkin memerlukan kita untuk membuat dan tetap berpegang pada anggaran yang ketat.

Mereka mungkin memerlukan jaminan untuk uang yang mereka pinjamkan kepada kita.

semua hal tersebut kemungkinan besar akan membuat kita merasa gagal dan tidak mampu ketika kita disekitar anggota keluarga sendiri. Seketika, kita tidak merasa lebih baik dari pada anggota keluarga yang lain, ditambah dengan adanya ketegangan di semua pertemuan keluarga.

Syaratnya tidak jelas

Pinjaman yang datang tanpa aturan, perjanjian dan tanpa syarat yang jelas bisa menjadi kerumitan. Kita berpikir mungkin punya waktu berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun untuk membayar kembali pinjaman. Akan tetapi orang yang meminjamkan uang mungkin mengharapkanya kembali pembayaran piutang dilakukan bulan berikutnya. Lalu coba tanyakan pada diri kita sendiri, apa yang terjadi apa bila kita tidak mampu mebayar utang tersebut.

Tidak belajar apa pun

Sangat menyedihkan, apa bila kita tidak bisa mempelajari sedikit moral dari kesalahan kita. Maka itu yang terjadi pada kita apa bila kita melakukan pinjaman kepada anggota keluarga kita. Kita tidak belajar untuk memahami apa yang membuat kita mengalami kesulitan dari awal. Masalah keuangan bisa menjadi masalah serius apa bila tidak diperhatikan. Perlu adanya dorongan yang tepat agar kita terdorong untuk memperhatikan kondisi keuangan kita, namun apa bila dihindari dengan hadirnya solusi pinjam uang dari keluarga kita tidak mungkin bisa berubah menjadi lebih baik secara finansial.

Kunjungi https://www.cekaja.com/kredit/ disini anda bisa mencari produk finansial yang sesuai dengan perencanaan keuangan anda, dan tentunya dengan kemudahan namun tetap aman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *